KETIKS.COM – Pada zaman ini penting sekali agar bisa menguasai suatu beladiri untuk membela diri kita dan orang lain. Tidak hanya untuk pertahanan dan melawan musuh ataupun penjahat yang beraksi. Namun beladiri juga sangat baik untuk kesehatan kita serta pembentukan otot tubuh kita.

Di Dunia ini ada banyak sekali jenis-jenis beladiri. Penyebabnya karena beladiri merupakan suatu olahraga yang cukup populer pada zaman ini. Hal ini dapat dibuktikan karena ada banyak sekali turnamen-turnamen beladiri di seluruh dunia. Biasanya turnamen-turnamen tersebut diperuntukan untuk beladiri-beladiri seperti Karate, Taekwondo, Muaythai dsb. Namun kalian tahu tidak? bahwasanya Indonesia juga memiliki beladiri khasnya sendiri loh, dan sering juga mengadakan ajang turnamennya hingga tingkat internasional. Beladiri tersebut bernama Pencak Silat.

Pencak silat merupakan suatu seni beladiri yang berasal dari kepulauan nusantara Indonesia. Beladiri ini telah dikenal secara luas di seluruh dunia, khususnya di negara-negara sekitar Indonesia.

Di Asia Tenggara banyak sekali yang mengenal istilah silat. Akan tetapi khusus di Indonesia menyebutnya dengan istilah pencak silat. Sejak 1958 penggunaan istilah ini untuk mempersatukan berbagai aliran seni bela diri tradisional yang berkembang di Indonesia.

Penggunaan istilah “pencak” sendiri biasanya untuk wilayah Jawa, sedangkan penggunaan istilah “silat” untuk wilayah Sumatra, Semenanjung Malaya dan Kalimantan. Dalam perkembangannya, kini istilah “pencak” lebih mengedepankan unsur seni dan penampilan keindahan gerakan, sedangkan “silat” adalah inti ajaran bela diri dalam pertarungan.

 

Simak Juga : Beladiri yang Cocok untuk Kaum Wanita

 

Aliran Pencak Silat

 

Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Ada pun pengaruh budaya Tionghoa, agama Hindu, Buddha, dan Islam dalam beladiri ini. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri.

Selain itu masih ada banyak lagi aliran-aliran beladiri pencak silat yang tersebar luar di seluruh penjuru nusantara.

 

Source : Dok Kemenpora

 

Turnamen Nasional dan Internasional

 

Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat), yang terbentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Setiap empat tahun di Indonesia ada pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Beladiri ini juga dipertandingkan dalam ajang Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar beladiri ini seperti di Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika.

Di tingkat nasional olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa, dan menjadi identitas bangsa. Olahraga pencak silat sudah dipertandingkan di skala internasional.

 

Warisan Dunia

 

Pada 13 Desember 2019, UNESCO telah menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia (Intangible Cultural World Heritage). Hal ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam memajukan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Manfaat Pencak Silat yang mereka akui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia adalah mendapat pengakuan dunia internasional, memiliki peluang dapat bertanding dalam cabang olahraga di Olimpiade dan menggali nilai budaya yang terkandung dalam silat.

 

 

Sumber : Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *