ruu cipta kerja

OMNIBUS LAW RUU Cipta Kerja Lebih Menguntungkan Perusahaan Daripada Pekerja ?

Kalian bisa membaca isi lengkap Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi UU yang dilansir dari kompas.com terlebih dahulu disini -> RUU Cipta Kerja PDF

KETIKS.COM – Pada hari Senin, tepatnya tanggal 5 oktober 2020, Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja Resmi Disahkan Oleh DPR Menjadi Undang-Undang (UU) pada sidang paripurna.

Setelah disahkan nya menjadi UU, banyak sekali pihak-pihak yang pro dan kontra terhadap Hal ini. Berdasarkan riset kami, sebenarnya UU Cipta kerja ini saling menguntungkan antara persusahaan dan pekerja dan tidak ada pihak manapun yang dirugikan. Namun, setelah kami telusuri lebih lanjut ternyata ada beberapa isi kontraversial yang menimbulkan perusahaan itu lebih diuntungkan daripada pekerja sehingga pengesahaan Cipta Kerja ini mendapatkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat. Terlebih lagi saat ini adalah masa pandemi yang masih menjadi permasalahan serius sehingga seharusnya Omnibus Law UU Cipta Kerja ini seharusnya ditunda. Karena saat ini memang betul sangat berdampak pada pekerja-pekerja yang sedang melawan masa sulit pandemi ini.

Kenapa Omnibus Law dapat menguntungkan perusahaan :

  1. Mempermudah investasi untuk masuk

Omnibus law cipta kerja akan menghasilkan pasar tenaga kerja di indonesia menjadi lebih kompetitif. Sehingga akan menarik bagi investor untuk berinvestasi.

2.  Perusahaan Dapat dengan mudah dalam mem-PHK karyawan hanya dengan alasan efisiensi.

3. Pengeluaran perusahaan untuk Ketenagakerjaan menjadi lebih efisien. Atau dengan kata lain perusahaan menjadi lebih irit dalam hal keuangan untuk ketenagakerjaan dalam perusahaan.

4. Mempermudah perekrutan TKA

Tenaga Kerja Asing dapat bekerja dalam perusahaan tanpa harus mendapatkan izin-izin tertentu.

 

Kenapa Omnibus Law dapat merugikan Pekerja :

  1. Terbatasnya waktu istirahat dan waktu libur cuti yang akan menimbulkan Pekerja tidak akan dibayar ketika berhalangan hadir atau cuti.

2. Semakin sedikitnya Pengangkatan pekerja menjadi karyawan tetap karena kerja kontrak dalam semua jenis pekerjaan.

2. Sebagian besar Jaminan pensiun hilang karena sebagian besar pekerja bukanlah karyawan tetap melainkan karyawan kontrak

3. Uang pesangon berpotensi hilang dan berkurang dari sebelumnya.

 

Disisi lain, Dengan Omnibus Law. Pemerintah bermaksud untuk merevisi undang-undang yang menghambat jalannya ekonomi dengan tujuan agar ekonomi dapat berjalan dengan lancar tanpa terhambat oleh peraturan yang ada. Dan juga Pemerintah mempunyai maksud dan tujuan bahwa dengan adanya Cipta Kerja maka diharapkan akan meningkatkan lapangan pekerjaan dan menurunkan tingkat pengangguran yang terjadi saat ini.

 

Baca Juga : derek-chauvin-mantan-petugas-yang-dituntut-atas-kematian-george-floyd-keluar-dari-penjara-dengan-jaminan-1-juta

 

 

2 thoughts on “Omnibus Law Lebih Menguntungkan Perusahaan Daripada Pekerja ?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *