myanmar

KETIKS.COM – Pihak militer telah memperkenalkan aturan baru untuk warganya pada beberapa kota di Myanmar. Aturan baru tersebut berkaitan dengan aktivitas malam hari yang mana Warga myanmar tidak boleh berkumpul pada waktu malam pada jam-jam tertentu.

Sebelumnya, tidak ada larangan mengenai jam malam. Para warga bebas untuk melakukan apapun walaupun pada malam hari sekalipun. Namun, saat ini militer telah memberi pengumuman dan peringatan bahwa jam malam akan mulai berlaku. Dan Kegiatan berkumpul pada waktu malam hari dilarang atau tidak diperbolehkan.

Pemimpin militer Min Aung Hlaing memperingatkan dalam pidatonya pada hari Senin, bahwa tidak ada yang melanggar hukum. Meskipun ia tidak mengeluarkan ancaman langsung kepada pengunjuk rasa.

Setelah pidatonya, Sebuah siaran di TV negara Burma mengatakan tindakan “harus diambil” terhadap mereka yang melanggar hukum di negara Asia Tenggara itu.

Beberapa para warga berdemo melawan militer yang sedang menduduki pemerintahan. Dan kini jalanan pada beberapa kota myanmar telah terpenuhi oleh para demonstran.

Biksu Buddha, anggota komunitas Muslim minoritas, pesepakbola papan atas, dan bintang film. Dan musik juga telah bergabung dalam protes anti-kudeta, yang menurutnya diharapkan akan menjadi lebih terorganisir seiring berjalannya waktu.

“Akhiri kediktatoran militer”, para warga berteriak dan menolak untu mundur.

Suu Kyi dan para pemimpin senior Partai Liga Nasional. Untuk Demokrasi (NLD), termasuk Presiden Win Myint, telah menjadi tahanan rumah setelah militer menhannya seminggu lalu.

Jenderal Min Aung Hlaing menjanjikan pemilihan baru yang ter-awasi oleh komisi pemilihan yang baru “tereformasi”, dan mengatakan militer akan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang.

Ia juga mengatakan pemerintahannya akan “berbeda” dari apa yang secara efektif merupakan cengkeraman militer selama 49 tahun yang berakhir pada 2011.

Ia berbicara tentang mencapai “demokrasi yang benar dan disiplin”, frase yang menuai cemoohan dari beberapa penentang kudeta pada media sosial.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *