KETIKS.COM – Pada tanggal 12 November 2020 ini diperingati sebagai Hari Ayah Nasional. Hari Ayah adalah hari untuk menghormati kebapakan, ikatan ayah, serta pengaruh ayah dalam masyarakat.

Di Indonesia, Hari Ayah jatuh pada 12 November dan bukan hari libur umum. Hari Ayah di Indonesia pertama jatuh pada tahun 2006 di Balai Kota Solo dengan menghadirkan ratusan orang dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk orang-orang dari komunitas komunikasi antar agama.

Sementara itu, Amerika dan lebih dari 75 negara lain, seperti Kanada, Jerman, Italia, dan Jepang merayakan Hari Ayah (Father’s Day) dirayakan pada minggu ketiga bulan Juni. Dirayakan di hampir seluruh dunia yang mulai awal abad ke-12.

Biasanya pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan mereka lakukan untuk merayakan Hari Ayah. Selain semua itu juga Ayah adalah tulang punggung, sandaran, dan pelindung dalam sebuah rumah tangga. Pada beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki Internasional atau International Men’s Day pada tanggal 19 November.

 

Simak Juga : 12 November : Hari Kesehatan Nasional (HKN)

 

Sejarah Hari Ayah di Indonesia

 

Hari Ayah lahir atas prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Pada tahun 2014, PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Acara tersebut mendapat sambutan cukup baik dan mendapatkan sekitar 70 surat terbaik yang kemudian dibukukan. Usai acara, panitia penyelenggara terkejut dengan pertanyaan para peserta, ”Kapan kegiatan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi.” Pertanyaan tersebut menggugah hati untuk mencari tahu kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia.

PPIP berusaha mencari informasi tentang hari ayah, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta. Mereka menanyakan kapan hari ayah di Indonesia dan jika belum ada penetapan hari Ayah, bolehkan seseorang atau lembaga menetapkan sebuah hari yang dijadikan sebagai Hari Ayah. Namun ketika itu PPIP tak mendapatkan jawaban memuaskan. Hingga akhirnya, setelah melalui kajian yang cukup panjang,

Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional. Deklarasi tersebut bergabung dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan ‘Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.

Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga terjadi di Maumere, Flores, NTT. Dalam deklarasi itu juga peluncuran buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang terseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah. Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote. Setelah itulah setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *