KETIKS.COM – Hai Korean Lovers, semua bentuk yang berkaitan dengan Korea memang sangat menarik perhatian. Mulai dari dunia hiburan, budaya, hingga mitos. Salah satu makhluk legenda terkenal dari Korea Selatan adalah Imoogi(Nd)

Legenda Imoogi

Imoogi
Source:YouTube

Imoogi adalah naga dalam mitologi Korea. Tidak seperti kebanyakan naga dalam mitologi Eropa yang identik dengan elemen api dan kehancuran. Naga dalam mitologi Korea terutama adalah makhluk baik yang terkait dengan air dan pertanian.

Makhluk ini sering masyarakat anggap sebagai pembawa hujan dan awan. Oleh karena itu, banyak yang mengatakan bahwa naga Korea tinggal di sungai, danau, lautan, atau bahkan kolam pegunungan yang dalam.

Simbol naga telah warga Korea gunakan secara luas dalam budaya Korea, baik dalam mitologi Korea maupun seni kuno Korea.

Teks-teks kuno terkadang menyebutkan naga yang bisa berbicara. Mampu memahami emosi yang kompleks seperti pengabdian, kebaikan, dan rasa terima kasih. Salah satu legenda Korea tertentu berbicara tentang Raja Munmu yang agung, yang di ranjang kematiannya ingin menjadi “Naga dari Laut Timur untuk melindungi Korea”.

Naga Korea dalam banyak hal sangat mirip dalam penampilan dengan naga Asia Timur lainnya seperti naga Cina dan Jepang. Namun berbeda dengan naga Cina karena ia menumbuhkan janggut yang lebih panjang. Kadang-kadang seekor naga akan membawa bola raksasa yang dikenal sebagai yeouiju (여의주), nama Korea untuk mitos Cintamani, di cakar atau mulutnya.

Mitos mengatakan bahwa siapa pun yang dapat menggunakan yeouiju akan terberkati dengan kemampuan kemahakuasaan dan penciptaan sesuka hati. Terlebih lagi bahwa hanya naga berjari empat (yang memiliki ibu jari untuk memegang bola tersebut) yang bijaksana dan cukup kuat untuk menggunakan bola ini, sebagai lawan dari naga berjari tiga yang lebih rendah.

Seperti Cina, angka sembilan penting dan menguntungkan di Korea, dan naga dikatakan memiliki 81 (9×9) sisik di punggung mereka, yang mewakili esensi yang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *