Edo Furin

KETIKS.COM – Saat ini di Jepang sedang berlangsung musim panas yang berlangsung mulai bulan Juni hingga bulan Agustus. Suhu yang sedang berada di puncaknya menyebabkan sekolah dan tempat kerja di Jepang memberlakukan Libur Musim Panas atau “Natsuyasumi”. Namun melansir dari Video Facebook Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, masyarakat Jepang selalu memiliki metode unik saat musim panas agar tetap sejuk, salah satunya menggantungkan Furin. (Va) 

 

Musim Panas di Jepang
Sumber : matcha-jp.com

 

Metode Unik Masyarakat Jepang Saat Musim Panas

1. Menggunakan Tirai dari Bambu

Tiari Bambu Jepang
Sumber : dekoruma.com

Saat matahari terik, masyarakat Jepang biasanya menggunakan tirai bambu seperti gambar untuk menangkal panasnya matahari. Selain itu, tirai bambu ini juga bisa menambah kesan sejuk dan teduh juga udara bisa masuk melalu celah-celah tirai tersebut. Ini menjadi kebiasaan masyarakat Jepang sebelum kipas dan AC digunakan.

 

2. Memercikkan Air di Jalan

Kebiasaan Memercikkan Air Orang Jepang
Sumber : republika.com

Masyarakat Jepang seringkali memercikkan air ke jalan yang terpapar matahari dan sangat terik. Menurut mereka dengan memercik air dapat membuat suhu turun karena air yang menguap dan menambah kesan sejuk ketika airnya dipercikkan ke jalan.

 

3. Menggantung Furin atau Lonceng Angin

Menurut matcha-jp.com “Furin” atau lonceng angin merupakan salah satu tradisi musim panas di Jepang. Mayarakat Jepang biasanya memasang Furin di bagian yang tinggi pada rumah mereka seperti atap dan tempat tinggi lainnya. Badan furin terdiri dari lapisan luar yang berbentuk seperti mangkuk dengan lonceng kertas di bagian dalamnya yang merupakan penghasil suara pada furin. Furin akan berbunyi indah ketika terkena angin dan bunyinya dapat meninggalkan kesan sejuk bagi yang mendengarnya.

Furin atau Lonceng Angin Jepang
Sumber : japanesestation.com

Furin sudah meluas mulai abad ke 7 di Jepang saat periode Asuka memimpin. Saat itu kuil-kuil di Jepang menggantungkan Furin di atap sebagai penangkal penyakit dan bencana. Salah satu jenis furin yang terkenal secara khusus karena bunyinya yang unik adalah Edo Furin. Edo adalah nama lama dari Tokyo, Ibu Kota Jepang. Beberapa hal unik dari Edo Furin yaitu bunyinya yang unik karena permukaan “mangkuk” yang terbuat dari kaca pada lonceng tersebut sengaja dibuat bergerigi, cara membuatnya tidak menggunakan mesin tetapi dicetak langsung dengan tangan, cara tersebut selalu sama selama kurang lebih 300 tahun dan biasanya ditemukan di Ibu Kota Jepang, Tokyo sesuai namanya Edo.

Edo Furin saat ini dapat kita temukan pada pusat oleh-oleh di Jepang dan bisa digunakan sebagai souvernir khas Negeri Sakura.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *